A. Pengertian fikih dan syariah
Secara etimologis fikih adalah faham yang
mendalam. Sedangkan secara terminologis berarti ilmu yang membahas tentang
hukum syara’ yang bersifat amaliyah dan digali dari dalil-dalil terperinci.
Sedangkan pengertian syariah adalah jalan menuju sumber air atau sumber ajaran
yang benar.
B. Hubungan syariah dengan fikih
Fikih dan syariah sangat berhubungan erat
karena syariah adalah hal yang menjadi sumber atau landasan fikih, sedangkan
fikih merupakan pemahaman terhadap syariah. Meskipun syariah dan fikih sangat
berkaitan dan tidak dapat dipisahkan tetapi keduanya berbeda. Syariah diartikan
sdbagai ketentuan yang elbih luas dari pada fikih, dan fikih hanyalah
pembahasan yang bersuber pasa syariah. Hasil pemahaman fikih dituangkan dalam
bentuk ketentuan yang terperinci tentang tingkah laku mukallaf yang dikumpulkan
dan diwujudkan sebagai hasil pemahaman terhadap syariah.
C. Pro dan kontra kaum orientalis terhadap
fikih
Orientalis adalah bersifat ketimuran,
sedangkan orientalisme adalah suatu paham atau aliran yang berkeinginan
menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan bangsa-bangsa di timur dan
lingkungannya. Sedangkan kaum orientalis adalah ilmuwan barat yang mendalami
masalah-masalah ketimuran mencakup kebahasaan, kesusastraan, peradaban dan
keagamaan.
Hal-hal yang melatarbelakangi kaum
orientalis mengkaji islam diantaranya[1] :
1. Akidah atau keagamaan : factor yang
mendului ini adalah karena perang salib yang memberikan kepahitan mendalam bagi
orang-orang eropa sehingga timbullah gerakan reformasi Kristen.
2. Ekonomi atau perdagangan : dalam rangka
menerobos pasar perdagangan di dunia timur. Mereka bekerja sama dengan dunia
timur untuk membuka pasar-pasar, menggali sumber-sumber alam, pertambangan dan
lainnya. Ketika posisi orang timur sudah dalam keadaan lemah maka kaum
orientalispun mampu menguasai dan menancapkan kekuasaan sebagai kaum imperialis
untuk menjajah.
3. Politik dan penjajahan : peperangan pada
dasarnya hanyalah memperebutkan kekuasaan daerah yang semula dikuasai oleh kaum
Kristen yang selanjutnya direbut oleh umat islam. Dan dari sinilah kaum kritsen
mempunyai keinginan untuk merebut kembali daerah yang telah dikuasai orang
islam. Politik adalah tentang penjajahan dan penggulingan kekuasaan.
Meski begitu, tidak semua orang orientalis
membenci dan ingin menghancurkan umat islam, tetapi terdapat pula yang jujur
sehingga karya-karyanya diakui oleh umat islam. Adanya kelompok pemikir
orientalis ini memberikan andil yang cukup besar dalam membentuk persepsi barat
terhadap perkembangan islam di dunia.
Mas tolong cantumkan sumbernya biar lebih terpercaya
BalasHapus